Tampilkan postingan dengan label Harga dibawah 20ribu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Harga dibawah 20ribu. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 April 2013

MEMBONGKAR PENYIMPANGAN HTI, JT, MTA, LDII dan MA'HAD AL-ZAYTUN

Judul Buku: MEMBONGKAR PENYIMPANGAN HTI, JT, MTA, LDII dan MA'HAD AL-ZAYTUN
Oleh: H. Muhammad Najih Maimoen
Cover: Soft Cover
Jenis Kertas: HVS 70 Gram
Penerbit: TB. Al-Anwar 1
Tebal: 1 - 116 Hal
Harga: Rp. 10.000
pemesanan: (0356)412097/085326524111/085740896777

Kesatuan aqidah dan persatuan umat Islam adalah kunci utama untuk menghadapi apapun. Ibarat lidi, kalau hanya sebatang dia mudah di patahkan dan tidak bisa menyapu, tetapi kalau dia bersatu dengan lidi yang lain, dia menjadi kuat dan bisa menyapu.Begitulah musuh-musuh umat Islam dengan menjadikan umat islam terkotak-kotak dalam berbagai aliran dan pemikiran sesat

Rabu, 27 Maret 2013

The Power Of NIAT : Mengungkat Kedahsyatan Niat

Penulis :Muhammad Yusuf Alkaf
Ukuran : 13 x 18,5 cm
Tebal : xii + 112
Penerbit : Khazanah Pesantren (Bina Aswaja Group)
ISBN : 978-602-17207-3-8
Harga : Rp. 16.000,-
CP : 085749548404

Buku yang terinspirasi dari Kitâbun-Niyyât, salah satu karya Habib Sa’ad yang memang produktif menelurkan karya-karya unik dan menarik, namun sangat sulit ditemukan di Indonesia, seperti: ‘Ilâjun-Nisyân (Obat Lupa) dan Kaifa Takûnu Ghaniyyan (Bagaimana Agar Anda Menjadi Orang Kaya) ini dihadirkan dalam rangka ‘memfasilitasi’ umat Muslim Indonesia dalam menikmati sekaligus mengamalkan nasehat-nasehat beliau yang disampaikan dalam ulasan yang sungguh unik, cerdas dan orisinil, namun tajam menghujam ke lubuk hati terdalam.

Senin, 18 Maret 2013

Tata Cara Ziarah Kubur Dan Tawassul

Judul                     : Tata Cara Ziarah Kubur Dan Tawassul
Oleh                      : M. Ridlwan Qoyyum Sa'id
Tebal                     : 80 halaman
Penerbit                 : Mitra Gayatri
Harga                    : Rp. 10.000,-
Ziarah Kubur merupakan tradisi masyarakat Islam yang sampai saat sekarang ini masih tetap eksis, bahkan semakin semarak saja syiarnya. Mulai dari ziarah makam orang tua, para leluhur, para wali, para ulama, para shalihin hingga ziarah makam Nabi SAW.
Ironisnya, tujuan yang mulia ini seringkali tidak dibarengi dengan pengetahuan yang memadai tentang adab-adab dan tata cara ziarah kubur yang benar, sebagaimana yang dituntunkan oleh salafuna ash-shalihun. Sehingga mereka terhalang dari berkah atau bahkan telah menyimpang jauh dari sunah Nabi SAW.

Minggu, 17 Maret 2013

Terjemah Al Faraidul Bahiyyah (Risalah Qawa-id Fiqh)

Terjemah Al Faraidul Bahiyyah

Risalah Qawa-id Fiqh
Penterjemah: Drs. Moh. Adib Bisri
Penerbit: Menara Kudus
Harga: Rp. 10.000,-

"Al-Fara-idul Bahiyyah" adalah merupakan nadham tentang Qawaid fiqh, buah karya : Syeikh Abu Bakar bin Abil Qasim bin Ahmad bin Muhammad bin Abi Bakar bin Muhammad bin Sulaiman bin Abil Qasim bin Umar Al-Ahdal (984 H -1035 H), yang mengambil pedoman dari kitab tulisan Imam Jalaluddin Abdur Rahman As Suyuthi (wafat th. 911 H) yang berna-ma "Al-Asybah wan Nadha-ir".

Sesuai dengan susunan Bab dalam "Al-Fara-idul Bahiyyah", maka buku ini akan terbagi menjadi tiga bab, yakni : Bab I Tentang Kaidah-kaidah Pokok; Bab II Tentang Kaidah-kaidah Kulliyah, yang seluruhnya berjumlah 40 kaidah; dan Bab III Tentang Kaidah-kaidah yang mukhtalaf. Hanya saja, kalau dalam "Al-Fara-idul Bahiyyah" perpindahan masalah tidak begitu kentara, karena dibicarakan secara langsung, maka dalam buku ini, sengaja disisipkan beberapa anak bab disertai dengan judul judul yang sesuai dengan pembicaraan yang ada di bawahnya. Hal ini diharapkan agar lebih memudahkan bagi para pelajar yang baru mulai.

Terjemah Al-Futuhat Ar-Robaniyyah Wal Fuyudat Al-Ilahiyyah

Terjemah Al-Futuhat Ar-Robaniyyah Wal Fuyudat Al-Ilahiyyah

Karya: KH. Muslih Abdurrahman Al-Maroqy
Penterjemah: KH Muhammad Hanif Muslih Al-Maroqy
Penerbit : Al-Ridha Semarang
Harga: Rp. 17.000.-
Tebal: xvi + 160 Hal.


Buku ini terjemah dari kitab karya orang tuaku, guruku dan pembimbingku: KH. Muslih ibn Abdur Rahman ibn Qashidil Haqq ibn Abdullah Muhajir Al-Maraqy (Mranggen - Demak) yaitu kitab yang ditulis dalam bahasa jawa ngoko, berjudul:

"Al-Futuhat Ar-Rabbaniyyah Wal Fuyudat Al-Ilahiyyah"
Artinya :
"Membuka rahasia dan anugerah ketuhanan"

Kitab yang nafi' dan bermanfaat besar (insya Allah) ini ditulis oleh Al-Walid Al-Murabbi KH. Muslih pada sekitar tahun 1962, dan sudah beredar luas dikalangan masyarakat penikmat dan pengamal amalan thariqah qadiriyyah wan naqsyabandiyyah, hanya saja masih terbatas kepada orang-orang ter-tentu saja, karena menggunakan bahasa Jawa dan huruf Arab pegon.

Saya merasa punya kewajiban moral, untuk berbuat sesuatu atas karangan beliau ini, untuk itu saya mencoba menerjemahkan ke dalam bahasa Indo¬nesia agar manfaatnya bisa lebih dinikmati oleh te-man-teman kita; muridin dan muridat yang kebetulan tidak paham bahasa Jawa atau tidak dapat membaca tulisan Arab pegon.
Dan terjemah ini saya beri nama:

Al-Mawahib Ar-Rahmaniyyah An-Nuraniyyah
"Cahaya anugerah Allah yang pengasih"

Memang permintaan untuk menerjemah ke dalam bahasa Indonesia sudah lama sekali, sudah beberapa tahun yang lalu, akan tetapi penerjemah baru bisa melakukannya tahun ini, dan Alhamdu lillah bisa diselesaikan dalam bulan Ramadan yang suci ini.

Penerjemah mencoba tidak hanya menterjemahkan saja dari bahasa Jawa ke dalam bahasa Indonesia, akan tetapi, berusaha untuk melengkapi, yang dianggap perlu sesuai kemampuan penerjemah yang masih awam pengetahuannya (qashirul fahmi) dan minim ilmunya (qalil al-ilmi).

DAFTAR ISI
Mukadimah Penerjemah
Mukadimah
Daftar Isi
Bab I Mabadi' Ilmu Thariqah Al-Mu'tabarah
A. Nama Thariqah
B. Kegunaan/Manfaat Ilmu Thariqah
C. Objek Ilmu Thariqah
D. Buah/Hasil Ilmu Thariqah
E. Hukum Ilmu Thariqah
F. Keutamaan Ilmu Thariqah
G. Nisbat Ilmu Thariqah
H. Pencetus/Pendiri Ilmu Thariqah
I. Sumber Ilmu Thariqah
J. Masalah yang Dibahas
Bab II Keutamaan/Fadilah Zikir
A. Dari Nas Al-Qur'an Al-Karim
B. Dari Nas Al-Hadis Asy-Syarif
Bab III Adab Tata Krama Murid Kepada Guru
Bab IV Menerangkan Silsilah (Mata rantai) Thariqah Qadiriyyah dan Naqsyabandiyyah
Bab V Tentang Talqin (Baiat) Thariqah Qadiriyyah dan Naqsyabandiyyah
A. Dalil Talqin Baiat
B. Tata Cara Talqin
Bab VI Tata Cara Mengamalkan Thariqah Qadiriyah dan Naqsyabandiyyah
A. Thariqah Qadiriyyah
B. Thariqah Naqsyabandiyyah
Bab VII Tentang Muraqabah
Jadwal Lathaif 7 dan Muraqabah 20
Bab VIII Pendapat Ulama Tentang Zikir yang Paling Utama
Bab IX Tentang Pindah Guru
Bab X Khataman dan Tawajuhan
Bab XI Bacaan Khataman dan Tawajuhan
Fawaid Nafiah
Doa Faraj
Doa Husnul Khatimah
Taqaridh Ulama
Takhtim
Maraji Hamah

Lebih Dalam Tentang NU (Nahdlatul Ulama)

Lebih Dalam Tentang NU
Telaah tentang amaliah nahdliyin serta menyingkap fatwa, manhaj dan ideologi ulama dan tokoh salafi-wahabi

Oleh: Nurhidayat Muhammad
Penerbit: Bina Aswaja
Harga: Rp. 18.000,-

Ditulisnya buku ini bukan untuk memupuk perselisihan antara NU dengan yang lain, tetapi kehadirannya diharapkan mampu tampil sebagai informasi yang akurat dan ilmiah bahwa NU adalah organisasi yang berhaluan Ahlussunnah wal Jama'ah dan hadir lebih moderat sebagai rahmat bagi segenap alam. Insya'Allah.

Dalam buku ini, kami tidak akan pernah memunculkan stigma kafir atau musyrik kepada sekte Salafi-Wahabi atau yang semisal dengan mereka, meski mereka melakukan sebaliknya. Kami mencoba berbaik sangka bahwa mereka melakukan semua itu adalah karena rasa cintanya kepada Islam dan demi tegaknya syariat Islam. Tetapi nasehat, peringatan, dan amar ma'ruf nahi munkar kepada sesama muslim harus ditegakkan, termasuk kepada mereka yang gemar mengkafirkan dan tidak menoleransi khilafiyah dalam masalah-masalah furu' dan lain-lain.

Pertentangan antara Aqidah Ibn Taymiyyah & Al-Albani

Pertentangan antara Aqidah Ibn Taymiyyah & Al-Albani
(terjemah kitab an-Nuqul al-Wa-dhihah al-Jaliyyah fi 'Irdh Inkar al-Albani fi al-Aqidah ala Ibn Taymiyyah Karya Hasan bin Ali as-Saqqaf)

Penerjemah : Abu Hamida
Penerbit : Ansharus Sunnah
Harga : Rp. 16.000,-

Inilah risalah kami yang berjudul "an-Nuqul al-Wa-dhihah al-Jaliyyah fi 'Irdh Inkar al-Albani fi al-Aqidah ala Ibn Taymiyyah". Di dalamnya, saya ketengahkan beberapa masalah ideologis (aqa'idiyyah) dalam tauhid yang saya ketahui, yang diperselisihkan di antara Ibn Taymiyyah dan al-Albani, pada khususnya, dan sejawat-sejawat mereka yang lain, pada umumnya.
Selain itu, di situ saya ketengahkan beberapa masalah furu' yang diperselisihkan di antara orang-orang yang telah kami sebutkan tadi, tetapi sedikit.

Latar belakang ditulisnya buku ini adalah, saya bertemu dengan seorang pemuda penganut Al-Albani. Ia bertanya kepada saya, "Mengapa Anda bersilang pendapat dengan Imam Ibn Taymiyyah dalam beberapa masalah akidah, dan Anda mencelanya?"
Saya jawab, "Pertanyaan ini mestinya ditujukan kepada gurumu, al-Albani, sebelum ditujukan kepada-ku, karena dia juga termasuk orang-orang yang mencela dan menolak beberapa keyakinan Ibn Taymiyyah dalam banyak masalah. Barangkali, kalau seseorang mengumpulkannya, niscaya terkumpul lebih dari 200 masalah."

Orang itu berkata, "Apakah masuk akal? Bisakah saya mengetahuinya?"
Saya katakan kepadanya, "Saya akan menulis sebuah risalah untukmu tentang sebagiannya. Lalu saya akan mencurahkan tenaga, pikiran dan waktu, atas izin Allah SWT, untuk mengumpulkan seluruhnya dan menuliskannya dalam sebuah buku besar.
Dalam buku itu, saya akan mengetengahkan masalah-maalah akidah yang diperselisihkan di antara orang-orang seperti Ibn Taymiyyah, Ibn al-Qayyim, asy-Syaukani dan orang-orang yang bertaklid kepada mereka atau yang cenderung kepada mereka seperti al-Albani dan beberapa orang yang mengaku salaf. Semoga Allah SWT memberi mereka petunjuk kepada kebenaran dan jalan yang lurus. Maka, saya memulai risalah yang ringkas ini. Semoga Allah SWT memberikan taufik-Nya."

Terlebih dahulu, saya mengajukan dua pertanyaan kepada pemuda ini dan lain-lain—semoga Allah memberi hidayah kepadanya. Saya berharap dia mau menjawab kedua pertanyaan itu ketika sendirian, jika tidak ingin menjawab di tengah keramaian. Oleh karena itu, saya katakan kepadanya:

1. Apa pendapatmu tentang setiap masalah dari masalah-masalah yang akan saya kemukakan, dan terutama masalah-masalah pokok akidah. Siapakah yang akidahnya benar dalam hal ini: Ibn Taymiyyah atau al-Albani? Siapakah yang pantas masuk surga karenanya? Siapakah di antara kedua orang ini yang akidahnya salah dan tidak pantas masuk surga?

2. Jika Anda mengatakan bahwa orang yang salah dari kedua orang itu dalam masalah-masalah akidah ini tetap diberi pahala—padahal hal tersebut ditentang oleh ahli kebenaran dan ulama Ahlus-sunnah, karena tidak berlaku ijtihad dalam prinsip-prinsip akidah—maka saya katakan kepada Anda:

"Mengapa Anda tidak mengatakan bahwa orang yang berbeda pandangan dengan Anda—seperti Anda katakan—dalam masalah akidah, dan mereka adalah para pemuka mazhab Asy'ariyyah dan mayoritas Ahlussunnah, juga diberi pahala? Atau, apakah hal itu hanya berlaku bagi Anda dan terlarang bagi selain Anda?"

Terjemah Kitab Al-Hujaj Al-Wadhihat Fi Najat Al-Abawain wa Al-Ajdad wa Al-Ummahat karya: Sayyid Ishaq Azuz Al-Hasani Al-Makki

Ayah Bunda Nabi SAW di Surga

Terjemah Kitab Al-Hujaj Al-Wadhihat Fi Najat Al-Abawain wa Al-Ajdad wa Al-Ummahat karya: Sayyid Ishaq Azuz Al-Hasani Al-Makki
Penterjemah: Muhammad Ahmad Vad'aq
Penerbit: Pustaka Al-Khairat
Harga: Rp. 15.000,-

Buku ini bantahan untuk para manusia usil nan bodoh yang merasa bisa meraih pahala ketika mampu mengkafirkan ayah dan bunda Nabi SAW.

Memahami hadits dengan mengedepankan hawa nafsu belaka sehingga yang terjadi adalah minimnya adab pada Nabi-nya sendiri, hingga mengkafirkan ayah dan ibu Rasulallah SAW.

Qadhi Ibnu Arabi Al-Maliki menjelaskan, tidak ada celaan yang lebih besar dari celaan orang yang menyatakan kedua orang tua nabi SAW berada di neraka.

Allah SWT berfirman, "Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya. Allah akan melaknatinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan." {QS. Al-Ahzab: 57).
Kalaupun kita tidak bisa mengagungkan Nabi yang mulia, setidaknya kita tidak menjadi pencaci yang menyakitinya.

Sufi Pengikut Setia Nabi SAW- Terjemah Kitab Tahdzir Al-Ikhwan

Sufi Pengikut Setia Nabi SAW
Terjemah Kitab Tahdzir Al-Ikhwan amma Yujib Muharabat Ad-Diyan bi Idza Awliya Ar-Rahman karya Al-Alamah Al-Muhaqqiq Al-Habib Zain al-Abidin Ba'alawi
Penterjemah : Muhammad Ahmad Vad'aq

Penerbit : Pustaka Al-Khairat

Harga : Rp. 15.000,-

Banyak orang saat ini alergi dengan kata-kata tasawuf, karena terlalu banyak komentar negatif terkait kata ini yang konon disebut-sebut sarat akan cela.
Sebagian menyebut tasawuf bukan bagian dari islam, yang lain menyebut faham majusi dan hindu, dan masih banyak lagi komentar dusta dan tidak benar, "Alangkah buruknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka tidak mengatakan (sesuatu) kecuali dusta." (QS. Al-Kahfi [18]: 5).

Ketidaktahuan akan hakikat tasawuf-lah yarg membuat mereka melontarkan kata-kata miring tentang tasawuf yang merupakan para wali Allah SWT.
Di samping juga karena faktor buruk sangka, fanatisme, hawa nafsu dan permusuhan hingga melontarkan kata-kata miring terhadap para sufi.
Mereka membuat-buat dusta terhadap Allah SWT dan para wali. Maka Allah timpakan kematian hati sebelum kematian fisik.

Menurut Imam Al-Ghazali, sufi yang kita maksud adalah sufi yang sejalur dengan Al-Qur'an dan sunnah, yang mengacu pada sifat zuhud, mendidik jiwa dan memperbaiki akhlak.

Terjemah Fatchul Izar: Hadiah Terindah Untuk Pengantin

Terjemah Fatchul Izar
Hadiah Terindah Untuk Pengantin
Penterjemah : Abdulloh Fauzi Al Hajj
Penerbit: Ats Tsuroyy
Harga : Rp. 15.000,-

Segala puji bagi Alloh yang maha agung, yang menjadikan nikah sebagai penyebab berlangsugnya kehidupan manusia, sholawat dan salam semoga terlimpahkan kepada nabi yang men-syari'at-kan nikah sebagai sunnah nya, ya'ni Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan Shohabatnya.

Manusia diciptakan oleh Alloh sebagai makhluk yang paling mulia dan sebagai kholifah di muka bumi guna menjalankan syari'at Alloh, yang salah satuya adalah nikah.

Tujuan daripada nikah kepada manusia tidak lain adalah untuk ibadah taqorrub ilalloh, ittiba' rosul menjaga kehormatan/kemuliyaan manusia serta menjaga kelestarian dalam berumah tangga.

Melihat begitu besar arti dan tujuan nikah dan terdorong oleh niat yang baik dan tulus, al-faqir menyusun kitab risalah kecil yang berjudul "Terjemah Fathul Izar" yang mengupas rahasia dan faidah-faidah penting yang berkaitan dengan nikah.

Semoga dengan hadir nya terjemah ini, Alloh selalu memberikan kemanfaatan serta kebarokahan kepada kita semua, sehingga kita dapat membentuk rumah tangga yang barokah, sakinah, mawaddah, wa rochmah, dan diberi keturunan yang sholih dan sholihah, yang pada gilirannya nanti bisa menjadi warotsah penerus perjuangan agama yang kita cintai ini. amin.

Faham Ahlus Sunnah Wal Jama'ah

Faham Ahlus Sunnah Wal Jama'ah
Oleh: Prof. KH. Chotibul Umam, et. all
Penerbit: PP Lakpesdam NU
Harga: Rp. 15.000,-

Ahlus Sunnah wal Jama'ah lahir sebagai penyelamat umat Islam yang meliputi berbagai bidang kehidupan, terutama akidah, syariah, akhlaq, dan tashawuf. Baik dalam ruang lingkup akidah maupun syariah, Aswaja memiliki manhaj berpikir secara garis besar taqdimun nash alal aql (mendahulukan nash dari pada akal). Faham Aswaja ini dalam realitas di Indonesia dianut oleh mayoritas masyarakat Islam dan Bangsa Indonesia.

Untuk melindungi masyarakat Islam penganut Aswaja dari pengaruh faham lain yang bertentangan dengan Aswaja, para ulama bangkit dan mendirikan jam'iyah Nahdlatul Ulama pada tahun 1926. Dengan demikian, faham Aswaja dapat diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari di segala aspek, bukan hanya aspek agama melainkan juga aspek sosial, polilik, ekonomi, budava, pertahanan dan keamanan, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, hak asasi manusia, sumber daya manusia, dan lingkungan hidup. Dan buku ini hendak membincang persoalan ini.

Daftar Isi
BAB I MUQADDIMAH

BAB II PENGERTIAN DAN SEJARAH LAHIR AHLUS SUNNAH WAL JAMA'AH
Definisi Ahlus Sunnah waljama'ah
Dalil-Dalil Ahlus Sunnah wal jama'ah
Ruang Lingkup Ahlus Sunnah wal Jama'ah
Sejarah Lahir Ahlus Sunnah wal Jama'ah
Pola Pikir Ahlus Sunnah wal jama'ah

BAB III FAHAM AHLUS SUNNAH WAL JAMA'AH
Akidah
- Pengertian Iman
- Rukun Iman
- Ciri Khas Akidah Ahlus Sunnah waljama'ah
- Khalifah
Syariah
Tashawuf dan Akhlak
- Tashawuf
- Akhlak

BAB IV NU DAN AHLUS SUNNAH WAL JAMA'AH
Sejarah Penyebaran Islam di Indonesia
Kelahiran Nahdlatul Ulama
Faham Ahlus Sunnah wal Jama'ah yang Dianut NU

BAB V AKTUALISASI AHLUS SUNNAH WAL JAMA'AH
Aktualisasi Wawasan Ahlus Sunnah wal Jama'ah
Aktualisasi Mated Ahlus Sunnah wal Jama'ah
- Materi Akidah
- Materi Syariah atau Fiqih
- Materi Akhlak atau Tashawuf
Perspektif Sosial Politik
Perspektif Hak Asasi Manusia
Perspektif Ekonomi
- Prinsip-Prinsip Perekonomian dalam Perspektif Ahlus Sunnah waljama'ah
- Keadilan dalam Distribusi Kekayaan
- Jaminan atas Ushulul Khams
- Kesejahteraan Individu dan Masyarakat
- Persamaan Derajat (Musawah)
- Kebebasan (Hurriyyah)
- Moderasi (Tawassuth)
Perspektif Budaya
- Religiusitas Seni Budaya
- Seni sebagai Sarana Pendidikan dan Dakwah
- Pandangan Para Ulama terhadap Seni Budaya
- Seni Sebagai Sarana Perjuangan
Perspektif Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Perspektif Pertahanan dan Keamanan
Perspektif Pendidikan

BAB VI KHATIMAH
EPILOG
"Memikirkan Kembali Ahlus Sunnah wal jama'ah NU"

NU versus Wahabi : Menghadang Misi Salafi di Pulau Madura

NU versus Wahabi
Menghadang Misi Salafi di Pulau Madura
Oleh: Muhammad Syafiq Alaydrus dan A. Qusyairi Ismail
Penerbit : Bina Aswaja
Harga: Rp. 17.000,-

Dewasa ini umat Islam di Indonesia menghadapi tantangan yang cukup bervariasi. Tantangan tersebut tidak hanya datang dari Barat dan musuh-musuh Islam, akan tetapi tantangan yang datang dari umat Islam sendiri, terutama berkaitan dengan merebaknya berbagai aliran yang menyimpang dari ajaran Islam yang murni, Islam yang telah diajarkan oleh para sahabat, para ulama salaf yang saleh... Tantangan tersebut menjelma dalam banyak aliran yang berkembang dan merebak pada masa- masa belakangan ini, di antaranya yang cukup meresahkan adalah aliran Wahabi yang terkesan selalu menebar kebencian dlantara kaum muslimin...
Habib Zain bin Hasan Baharun Pengasuh PP DALWA Raci Bangil Pasuruan

Saat ini, serangan model seperti itu sudah mulai masuk ke pedesaan-pedesaan. Tidak sedikit buku-buku mereka beredar di tengah-tengah masyarakat pedesaan, bahkan terkadang dibagikan secara cuma-cuma dengan tampilan yang lux dan kemasan yang meyakinkan. Dan rupanya cara mereka ini sudah bisa dikatakan berhasil, sebab tidak sedikit dari masyarakat pedesaan yang tertarik dengan keyakinan yang mereka tawarkan itu, sehingga akidah yang sejak lama dianutnya sedikit demi sedikit tergerus dan lama-lama bisa habis sama sekali...
KH. Abd. Adzim Kholili, Pengasuh PP. Kepang Bangkalan

Setelah sebelumnya merebak buku-buku Mahrus Ali yang meresahkan masyarakat Ahlussunnah Jawa Timur secara umum, kini pulau Madura yang memiliki tradisi Ahlusunah Waljamaah yang sangat kentalpun tak luput dari propaganda mereka. Buku "Panduan Islam Dalam Logika" yang ditulis oleh seorang berinisial Alfa-SA ternyata cukup meresahkan khususnya terhadap masyarakat Madura.
Dalam bukunya tersebut, penulis secara sadar telah membuka lebar-lebar pintu berijtihad bagi setiap muslim melalui propaganda anti mazhabnya. Meski sebenarnya argumen yang disampaikan sangat rapuh secara ilmiah, namun jika tidak segera ditanggapi tak menutup kemungkinan akan mengikis ajaran Ahlusunah Waljamaah yang telah ditanamkan oleh Syaichona Moch. Cholil bin Abdil Lathif di pulau ini.

Beruntung masih ada beberapa kader muda Ahlusunah Waljamaah yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masalah akidah. Sehingga, lahirlah buku kecil di tangan pembaca ini. Penulisnya, Ustadz A. Qusyairi Ismail dan Ustadz Syafiq Alydrus, berupaya memaparkan secara ilmiah, dalam mengangkat dan menguraikan akar masalah seputar perselisihan warga NU dengan sekte Wahabi, berikut kerapuhan argumen mereka yang mengklaim sebagai kelompok yang paling berberpegang teguh pada ajaran Ahlusunah Waljamaah, al-Qur'an, Sunah dan ajaran generasi salaf yang saleh, khususnya dalam masalah bermazhab.
Mudah-mudahan buku ini bermanfaat bagi kaum muslimin.

KH. Zubair Muntashar
Pengasuh PP. Nurul Khalil
Demangan Madura



DAFTAR ISI
Sambutan | Habib Zain bin Hasan Baharun — v
Sambutan | KH. Abd Adzim Kholili — vii
Kata Pengantar | KH. Zubair Muntashar - x
Daftar Isi — xiv
Pendahuluan — 1
Tentang Buku Ini — 5
BAGIAN I ANTIMAZHAB-8
• Uraian Singkat — 8
• Sanggahan — 9
• Dalih Kelompok Anti Mazhab - 18
• Tidak bermazhab itu Bid'ah - 25
• Siapakah Ahli Hadits Itu? - 33
• Memahami Hadits Ikhtilafu Ummati Rahmah - 36
BAGIAN II HADITS DAIF - 44
• Uraian Singkat - 44
• Sanggahan - 45
BAGIAN III TUDUHAN KEJI TERHADAP ORANG TUA NABI - 51
• Uraian Singkat - 51
• Sanggahan — 52
• RENUNGAN - 54
BAGIAN IV KONTROVERSI KONSEP BID'AH - 59
• Uraian Singkat - 59
• Sanggahan — 60
• Bid'ah Hasanah & Maslahah - 64
BAGIAN V TRADISI DAN TUDUHAN BIDAH - 69
• Uraian Singkat - 69
• Sanggahan - 70
• Maulid Nabi Muhammad - 76
• Penentuan Waktu dalam Sebuah Ritual - 81
• Mengadakan Walimah Kematian - 84
• Tradisi Ngapati, Mitoni dan Tingkepan - 90
• Ziarah Kubur — 93
Penutup - 103
Bacaan Lebih Lanjut — 106

Hujjah Nahdliyah, Keilmuan – Tradisi – Tasawuf

Judul: Hujjah Nahdliyah, Keilmuan – Tradisi – Tasawuf
Oleh: Nur Hidayat Muhammad
Ukuran: 12 x 18,5 cm
Tebal: 88 halaman
Penerbit: Khalista
Harga: Rp. 12.000,-

Buku Hujjah Nahdliyah ini sengaja dibuat ringkas dan hadir sebagai jawaban atas tuduhan-tuduhan tidak berdasar dari kelompok yang anti pada pola pikir dan amaliah kaum nahdliyin.

Sangat naïf bila orang yang tingkat keilmuannya sangat terbatas, hanya membaca dalil dari terjemah, dan tidak memahami bahasa Arab dengan baik, namun tampil menghakimi para ulama dan amaliahnya dengan tudingan sesat, bid’ah, syirik dan selainnya. Padahal vonis seperti itu sama dengan istilah “bukan dalang mengkritik dalang”.

Buku ini tidak bertujuan memupuk perselisihan antara warga Nahdliyin dengan pengikut-pengikut kelompok lain, seperti MTA, LDII, Salafi Wahhabi, HTI dan selainnya. Namun kehadirannya diharapkan menjadi informasi penting, bahwa cara berpikir dan beramal warga NU selalu berpegang pada dasar yang dapat dipertanggungjawabkan secara

Buku Pintar Debat dengan Syi'ah Imamiyyah Itsna 'Asyariyyah

Judul : Buku Pintar Debat dengan Syi'ah Imamiyyah Itsna 'Asyariyyah
Oleh : M Syakur Dewa
Penerbit : Pustaka 'Azm
Harga : Rp. 14.000,-

Pahlawan Ahlussunnah Menghadapi Sekte-Sekte Bid'ah

Judul: Pahlawan Ahlussunnah Menghadapi Sekte-Sekte Bid'ah
Oleh: KH. Anas Machfudz
Penerbit: Khalista

Harga: Rp. 17.000,-

Senin, 26 Maret 2012

KAMASUTRA ; Seks Islami Ternyata Nikmat dan Sehat

KAMASUTRA ; Seks Islami Ternyata Nikmat dan Sehat

Oleh: Abu An'im

Tebal: 86 halaman

Penerbit: Mu'jizat

Harga : Rp. 12.000,-

Ketika Islam berbicara seputar seks dan permasalahannya, maka itu bukanlah hal yang tabu. Karena memang Islam dihadirkan untuk mengatur segenap lini-lini kehidupan manusia, termasuk hubungan seks suami istri. Islam telah meletakkan kaidah-kaidah, hukum-hukum serta bimbingan yang jelas untuk masalah ini dengan tanpa berlebih-lebihan.

Pembicaraan seks bukanlah hal yang tabu dan diharamkan oleh agama, sepanjang itu dikomunikasikan dengan bahasa yang sopan dan tetap dalam bingkai keilmuan.

Dalam buku ini, penulis berbicara seputar permasalahan seks ditinjau dari banyak sisi syariat, budaya, psikologi maupun dari sisi kesehatan, dan dipaparkan secara ilmiah.

Majmu'ah Mubarakah An-Nahdliyyah : Bunga Rampai Dzikir, Wirid, Do’a, Sholawat & Tertib Fatihah yang Dibaca di Berbagai Acara & Walimah


Majmu'ah Mubarakah An-Nahdliyyah 

Bunga Rampai Dzikir, Wirid, Do’a, Sholawat & Tertib Fatihah yang Dibaca di Berbagai Acara & Walimah 

Oleh: KH. Fadlil Said An-Nadwi

Ukuran: 18 x 12 cm (224 hlm)

Penerbit: Pustaka Ausath

Harga: Rp. 12.000,-

Tahlil Dalam Perspektif Al Quran & As Sunnah

Tahlil Dalam Perspektif Al Quran & As Sunnah

Oleh :  KH. Muhyiddin Abdusshomad


Penerbit : Khalista Surabaya


Harga : Rp. 17.000,-



Membedah Bid'ah & Tradisi dalam Perspektif Ahli Hadits & Ulama Salafi

Membedah Bid'ah & Tradisi dalam Perspektif Ahli Hadits & Ulama Salafi

Oleh: Muhammad Idrus Ramli

Penerbit: Khalista

Tebal: ix + 103 Hal.

Harga: Rp. 12.000, -


Dewasa ini seiring dengan derasnya arus globalisasidan modernisasi, telah berkembang beberapa aliran transnasional yang anti tradisi dan berupaya membabat habis tradisi lokal serta menggantikannya dengan tradisi sebagian bangsa Arab modern dengan dalih purifikasi ajaran Islam serta kembali kepada ajaran al-Qur'an dan Sunnah. Kelompok anti tradisi ini dipelopori oleh gerakan Salafi atau Wahhabi, dan berpengaruh luas terhadap aliran transnasional lainnya.

Namun sayang sekali, semangat dan obsesi kelompok tersebut dalam upaya membabat habis seluruh tradisi lokal, bukanlah berangkat dari dalil-dalil al-Qur'an, Sunnah dan aqwal ulama yang otoritatif (mu'tabar), yang selama ini menjadi pedoman mayoritas umat Islam Ahlusunnah wal Jama'ah di berbagai belahan dunia islam.

Oleh karena itu buku kecil ini berupaya menjelaskan beragam tradisi umat Islam di tanah air berdasarkan al-Qur'an dan Hadits, serta menurut perspektif para ulama yang menjadi rujukan utama kaum wahhabi.