Tampilkan postingan dengan label Mutiara Ilmu Surabaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mutiara Ilmu Surabaya. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Maret 2012

Terjemah Fathul Qarib: Pengantar Fiqih Imam Syafi'i

Terjemah Fathul Qarib : Pengantar Fiqih Imam Syafi'i

Oleh: Syekh Syamsuddin Abu Abdillah

Penerbit: Mutiara Ilmu

Harga: Rp. 39.000,-

“Seorang ahli ilmu lebih baik dan seribu orang ahli ibadah.” Itulah ungkapan yang sering kita dengar berkaitan dengan kedudukan / keistimewaan orang berilmu. Pada hakekatnya orang yang beribadah tanpa didasari dengan ilmu dirasa kurang sempurna dibanding dengan orang yang berilmu dalam pelaksanaan ibadahnya.

Kitab ini sangat menarik sekali untuk dipelajari oleh berbagai kalangan yang didalamnya dijabarkan tentang hukum-hukum agama Islam / syariat baik berhubungan dengan mu’amalah maupun ubudiyah, digali dan sumber pokoknya (Al-Qur’an dan Hadist) dengan dalil-dalil yang terinci menurut Mazhab Syafi’i. Kitab ini singkat namun padat isinya. Didalamnya terdapat hukum-hukum thaharah, hukum-hukum shalat, hukum-hukum zakat, dan lain-lain. serta dilengkapi dengan penjelasan yang terperinci.

Semoga kitab ini bermanfaat bagi kita dalam usaha untuk menyempurnakan ibadah kita sebagai makhluk Allah SWT, sehingga senantiasa mendapat ridho dari-Nya. Amiin.

Terjemah Minhajul Abidin; Petunjuk Ahli Ibadah

Terjemah Minhajul Abidin; Petunjuk Ahli Ibadah

Karya : Imam Al-Ghazali


Penerbit : Mutiara Ilmu


Harga: Rp. 40.000,-

Sabtu, 17 Maret 2012

Kifayatul 'Awam : Pembahasan Ajaran Tauhid Ahlus Sunnah

Kifayatul 'Awam

Pembahasan Ajaran Tauhid Ahlus Sunnah

Oleh: Syeikh Muhammad Al-Fudholi

Penterjemah: H. Mujiburrahman

Penerbit: Mutiara Ilmu, Surabaya

Tebal: 232 hal.

Harga: Rp. 20.000,-


Buku ini adalah terjemah dari Kitab Kifayatul 'Awam yang merupakan kitab mu'tabar dan selalu terpakai dihampir semua pondok-pondok pesantren di Indonesia.

Kitab ini membahas masalah tauhid yang mengenai taaluq, yang mana dapat dipelajari dengan mudah bila kita ada kemauan dan ketekunan. Bahkan batu karang yang padat luluh dan lepuh dengan ditetesi air secara terus menerus.

Adapun Faedah mempelajari Ilmu Tauhid (Kifayatul Awam) yang terkenal juga dengan Ilmu Kalam dan Ilmu Ushuluddin adalah untuk memperluas jangkauan keimanan kita yang sudah didalam dada kita, dengan harapan agar keimanan tersebut bisa dijadikan pendorong untuk tumbuhnya jiwa yang peka terhadap amal-amal kebaikan sehingga bisa tampil sebagai pelaku yang aktif, serta agar iman kita lebih kuat dan teguh yang dapat menjadikan pengendali terhadap semua hal-hal yang negatif yang terlarang dalam pandangan syara' tidak hanya yang dilarang dengan larangan keras sehingga berhukum haram, namun juga yang dilarang dengan larangan tidak keras yang hanya berhukum makruh.

Terjemah TANQIHUL QOUL karya Syaikh Muhammad bin Umar An-Nawawi Al-Syafi'i

Terjemah TANQIHUL QOUL

Karya: Muhammad bin Umar An-Nawawi

Alih Bahasa: Zaid Husin Al-Hamid

Penerbit: Mutiara Ilmu Surabaya

Tebal: 200 hal.

Harga: Rp. 20.000,-



Buku ini adalah terjemahan dari kitab Tanqihul Qaul al-Hadits fii Syarhi Lubaabil Hadits karya Asy-Syeikh Muhammad bin Umar An-Nawawi, sedangkan kitab Lubaabil Hadits ditulis oleh Imam Jalaluddin As-Suyuthi.

Kitab ini membahas berbagai amalan fardhu dan sunnah, baik yang menyangkut ibadah maupun amalan utama dan adab yang harus dikerjakan oleh setiap orang mukmin.

Pengarang membagi isinya menjadi 40 Bab yang dimulai dengan bab tentang keutamaan ilmu dan ulama, dan diakhiri dengan bab tentang keutamaan sabar dikala mendapat musibah.

Mengasah Spiritual Jiwa : Terjemah Kitab Nuurudh Dhalaam

Mengasah Spiritual Jiwa

(Terjemah Kitab Nuuruzh Zhalaam)

Karya: Syaikh Muhammad Nawawi Asy-Syafi’i

Harga: Rp. 15.000,-

Penerbit: Mutiara Ilmu


Dangkalnya pemahaman akidah generasi penerus panji-panji Islam sekarang ini banyak disebabkan menjamurnya paham-paham baru yang diusung oleh kaum sekularisme. Mereka berupaya membelokkan akidah Islam dengan berbagai cara lewat pembaharuan dan menggeser nilai-nilai moral yang mereka sesuaikan dengan ajaran Islam. Yang perlu dicermati dari lahirnya paham-paham baru tersebut, yakni sebuah kontribusi yang menginginkan komunitas Islam terpecah belah dan rapuh.

Para pelakunya menodai kemurnian akidah Islam dengan meracuni tauhid yang didasari gaya hidup modern non-Islami. Sehingga banyak dari kaum muslimin yang telah meninggalkan keimanan.

Buku Aqidatul Awam yang telah disyarah oleh Syaikh Muhammad Nawawi dengan judul Nuuruzh Zhalaam (nurudh dholam) ini disajikan dengan bahasa yang indah dan lugas sehingga mudah dipahami. Beliau Syaikh Nawawi berusaha mengasah jiwa spiritual kaum muslimin dengan memaparkan siapa yang wajib kita imani, dan membangun kembali nilai-nilai keimanan kaum muslimin yang mulai pudar.

Etika Islam Tentang Sistem Keluarga : Terjemah Kitab Adabul Islam Fi Nidhamil Usrah

Etika Islam Tentang Sistem Keluarga

(Terjemah dari Kitab Adabul Islam Fi Nidhamil Usrah, Karya: Prof. Dr. Muhammad bin Alwi Al-Maliki)

Penterjemah: Faruq K Timur

Penerbit: Mutiara Ilmu

Tebal: vii + 204 hal.

Harga: Rp. 20.000,-



Buku ini menjelaskan pondasi proses pembentukan keluarga, hak-hak kaum pria dan wanita sebagai suami istri dan bagian -bagian lainnya yang menyangkut kehidupan keluarga. Ulasan yang gamblang dalam buku ini menarik kita untuk lebih mendalami sistem keluarga itu sendiri.

Dalil-Dalil Membaca Al-Qur'an untuk Orang Mati

Dalil-Dalil Membaca Al-Qur'an untuk Orang Mati

Oleh: Ust. Haji Mujiburrahman

Penerbit: Mutiara Ilmu

Harga: Rp. 8.000,-


Buku kecil ini yang ada di hadapan anda adalah buku yang berupaya mengungkap bagaimana sebenarnya validitas (keabsahan) dari fatwa tentang Membaca Al-Qur'an untuk orang mati yang mana dikalangan Syafi'iyyah pengamalannya sudah sedemikian rutin dan membudaya.

Apakah fatwa yang membolehkan itu didukung oleh dalil-dalil yang kuat? ataukah hanya merupakan warisan orang tua mereka yang tidak ada dalilnya sama sekali sebagaimana yang sering dituduhkan oleh mereka yang tidak menyetujui?

Haltersebut diatas akan dijelaskan secara rinci dalam buku ini disertai dengan bentuk-bentuk sanggahan yang sering dilontarkan orang, dan bagaimana sebenarnya menjawab sanggahan tersebut.

Buku ini juga tidak hanya memuat pendapat yang mendukung kalangan syafi'iyyah, tetapi juga pendapat tokoh-tokoh madzhab lain, bahkan juga tokoh non madzhab seperti: Ibnu Taimiyah dan muridnya Ibnul Qoyyim. Hal ini patut diperhatikan karena kecenderungan menolak atau mengkritisi dengan cara yang tidak santun adalah justru bermunculan dari mereka yang mengaku pengikut setia kedua tokoh tersebut.

Harapan kami, dengan diterbitkannya buku ini bukanlah untuk menambah keyakinan para pengikut syafi'iyyah, tetapi lebih jauh dari itu yakni tumbuhnya kesadaran dari mereka yang tidak menyetujui bahwa terdapat dalil-dalil yang ternyata ada pada mereka, sehingga kebiasaan mengkritik secara tidak santun dapat ditinggalkan. Apalagi kalau dapat mengarah kepada kerusakan dan retaknya ukhuwah islamiyah.