Tampilkan postingan dengan label Pustaka Basma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pustaka Basma. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Maret 2012

3 Permata Ulama dari Tanah Banjar

3 Permata Ulama dari Tanah Banjar

Biografi Ulama kharismatik yang telah menanamkan nilai-nilai keislaman pada umat Islam di Pulau Borneo

Oleh: Tim Pustaka Basma

Penerbit: Pustaka Basma

Harga: Rp. 26.000,-



Buku ini berisi tentang biografi, perjalanan hidup, metode dakwah, dan peranan tiga panutan ulama di Tanah Banjar. Mereka adalah asy-Syeikh Muhammad Arsyad al-Banjari, Tuan Guru H.M. Syarwani Abdan Pesantren Datuk Kalampayan Bangil, Tuan Guru Zaini Abdul Ghani Sekumpul Martapura.

Dalam berdakwah, mereka mengedepankan akhlak dan budi pekerti luhur, sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah saw. Mereka sangat menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan umat. Mereka mengajarkan Islam dengan santun, damai, dan lemah lembut, sehingga masyarakat dengan mudah dan lapang dada menerima apa-apa yang telah mereka sampaikan.

Keberadaan mereka merupakan berkah bagi kaum muslimin. Mereka memiliki jasa yang amat besar dalam 'menanamkan' nilai-nilai keislaman di Tanah Air ini dan semua itu telah dicatat sejarah dengan tinta emas. Walaupun mereka telah tiada, namun jasa-jasa dan pengabdiannya akan selalu dikenang sepanjang masa.

Ilmu, jejak karamah tetap abadi dan akan berkembang sepanjang masa, bahkan sosoknya pun selalu dikenang orang sepanjang zaman. Semua ini merupakan bukti keberhasilan mereka dalam berdakwah.

Shalat Tasbih, Sunnah Rasul yang Dianggap Bid'ah dan Sesat

Shalat Tasbih, Sunnah Rasul yang Dianggap Bid'ah dan Sesat

Oleh: Ust. H. Moh. Atoilah Wijayanto

Penerbit: Pustaka Basma

Harga: Rp. 10.000,-


Jika ada satu dua ulama yang menyatakan Shalat Tasbih tidak berasal dari Rasulullah SAW dan haditsnya palsu, maka ini adalah sebuah kebohongan. Mayoritas ulama Islam telah berpendapat boleh untuk mengerjakan Shalat Tasbih sebab haditsnya kuat. Perkataan Imam Ibnu Taimiyah yang mengatakan bahwa Shalat Tasbih adalah satu bid'ah yang harus dijauhi adalah sangat keliru. banyak dari kalangan ulama mutaqaddimin hingga mutakhirin, yang membuktikan bahwa derajat hadits Shalat Tasbih adalah Shahih.

Memang, sosok Imam Ibnu Taimiyah adalah ulama besar Madzhab Hanbali yang terkenal dengan karyanya yang fenomenal yaitu kitab Fatawa al-Kubra. Tetapi sekalipun demikian, beliau adalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan yang kadang kala hal ini kurang diperhatikan oleh para pengikut dan pengagumnya, sehingga kadang-kadang ucapan beliau menurut Syeikh Abdul Hayyi al-Luknawi oleh sebagian pengikutnya dianggap seperti Wahyunnazili Minassama' (wahyu yang turun dari langit). Ini adalah sikap ta'asub (fanatisme buta) terhadap beliau yang kita yakin beliau pun tidak sepakat dengan pendapat semacam ini.

Maka selayaknya kita meninggalkan sifat 'asabiyah dan menuju kepada kebenaran yang hujjahnya sudah jelas, kalau kita memang tidak mau disebut dengan taklid buta. Dan kepada kaum muslimin pecinta Shalat Tasbih, kami hanya berpesan, silakan Anda meneruskan kebiasaan Shalat Tasbih Anda, karena hadits tentang Shalat Tasbih itu adalah shahih atau minimal hasan, sehngga dapat dijadikan sebagai dalil untuk melestarikan ibadah ini.